Perbedaan PHP Native dan Framework
PHP native merupakan pemrograman web perpaduan bahasa pemrograman yang didasari dengan bahasa pemrograman PHP yang mana bisa disisipi oleh text Javascript, css, bootstrap dan lain-lain. Native sendiri artinya asli, yakni pemrograman php yang murni disusun dan di coding/dibangun oleh para programmer sendiri tanpa ada istilah tambahan buat settingan/ konfigurasi lainnya. Manfaat dari PHP Native sederhana kalau kita sudah menguasai maka akan lebih mudah menggunakan PHP Framework.
Kelebihan PHP Native :

  1. Pemrograman yang dibangun atas dasar pemikiran programmer itu sendiri.
  2. Bisa dibentuk dalam format OOP (Object Oriented Programming) maupun Strutural, tergantung kemampuan programmer tersebut.
  3. Kita bisa menerapkan dalam skala mudah sampai sulit tergantung tingkat kesulitan bahasa pemrograman yang digunakan.
Kelemahan PHP Native :
  1. Dokumentasi pemrograman yang tidak jelas, karena PHP Native dibangun atas dasar pemahaman programmer “tersebut” maka belum tentu pemikiran programmer lain selaras dengan programmer yang merancang program tersebut. Maka dari itu dokumentasi merupakan hal yang wajib diperlukan, agar dapat melakukan maintenance (perbaikan) ataupun Upgrade
  2. Tidak cocok untuk proses bisnis ataupun sistem yang luas.
  3. Tidak adanya Coding Style Consitence, apabila sistem kita dikelola oleh programmer lain maka akan ada perbedaan dalam penulisan source code program.
  4. Tidak adanya Security Concern Framework, tidak adanya security/pengamanan default pada sistem yang dibangun. Alias kita harus membangun sendiri pengamanannya

Gambar terkait

 

Framework PHP sama dengan penjelasan PHP Native diatas, pada dasarnya Framework PHP dibangun dengan bahasa pemrograman PHP. Framework sendiri dapat diartikan sebagai kerangka kerja, sebagai kumpulan script (terutama class dan function) yang dapat membantu developer/programmer dalam menangani berbagai masalah program seperti koneksi database, variable, file dan lain-lain.
Manfaat menggunakan Framework :
  1. Dapat membantu developer/programmer dalam membangun apliasi
  2. Penerapan Design Patterns memudahkan dalam rancangan, Pengembangan dan pemeliharaan sistem.
  3. Stability dan Realiability aplikasi yang kita bangun lebih stabil dan handal.
  4. Coding Style Consitence, memudahkan dalam hal membaca source code karena cara pengkodean yang sama/konsisten.
  5. Security Concern Framework, mengantisipasi dan memasang perisai terhadap adanya berbagai masalah.
  6. Dokumentasi, framework dapat mendisiplinkian kita menulis dokumentasi untuk sistem apa yang kita bangun.
Kekurangan menggunakan Framework :
  1. Programmer mungkin akan menembukan kemungkinan batasan-batasan ketika merancang aplikasi menggunakan framework, contoh : belum tentu fungi di Framework A ada di Framework B.
  2. Kemungkinan akan ada penambahan biaya apabila pihak development kurang mendekumentasi dan kurang disupport.
10 Framework PHP terbaik saat ini :
  • Yii
  • Codeigniter
  • Laravel
  • CakePHP
  • Zend
  • Symfony
  • PHP Dev Shell
  • Prado
  • Akelos
  • QPHP

Itulah perbedaan PHP Native dengan Framework, Jadi manakah yang kamu gunaan saat melakukan suatu pekerjaan diatas.

Sampaikan dikolom komentar… 🙂

 

 

 

related : wiki

Perbedaan PHP Native dan Framework

Leave a Reply

error: Immortal Object !!
×